Tika dan saatnya aku berjalan...
Sebuah Cinta Untuk isteriku Khairun Khalid
Langit syaaban berarak dalam semilir angin
Menyisakan setitik embun yang turun semalaman
Aku menanti detik detik waktu
Mencuba tidak menutup mata
Menggerakkan jiwa mengusir kantuk yang membelai kelopak mata
Aku yakin Tuhan sedang menemaniku
Menunggu waktu menegaskan pergantian hari
Dan saat akan kukatakan sepatah kata
Menyisakan setitik embun yang turun semalaman
Aku menanti detik detik waktu
Mencuba tidak menutup mata
Menggerakkan jiwa mengusir kantuk yang membelai kelopak mata
Aku yakin Tuhan sedang menemaniku
Menunggu waktu menegaskan pergantian hari
Dan saat akan kukatakan sepatah kata
Ada cinta yang kusimpan dihati
Ada doa yang kupendam disanubari
Ada kasih yang kujaga untuk kau miliki
Ada rasa yang kuingin hanya dalam genggamanmu
Ada doa yang kupendam disanubari
Ada kasih yang kujaga untuk kau miliki
Ada rasa yang kuingin hanya dalam genggamanmu
Lewat malam tadi
Meningkat usia yang telah kau harungi meniti kehidupan
Meski baru sesaat kurasakan bersamamu
Tetaplah hal terbaik dalam hidupku
Meningkat usia yang telah kau harungi meniti kehidupan
Meski baru sesaat kurasakan bersamamu
Tetaplah hal terbaik dalam hidupku
Pejamkan matamu
Ada sebuah hadiah dan
Ada cinta untukmu
Cinta berbungkus ketulusan dan harapan
Ada sebuah hadiah dan
Ada cinta untukmu
Cinta berbungkus ketulusan dan harapan
Biar kugenggam tanganmu
Menatap langit esok
Bergumam DOA bersama
Memohon keabadian cinta kita
Memohon segala kebaikan menemanimu
Menatap langit esok
Bergumam DOA bersama
Memohon keabadian cinta kita
Memohon segala kebaikan menemanimu
Karena hatiku dipenuhi cintamu…
Selamat meyambut hari kelahiran isteriku

No comments:
Post a Comment
Respon di sini