Biarlah aku selalu menjadi sesuatu yang tumbuh...
Maka lepaskanlah aku ketempat yang luas...
Bantulah aku untuk naik dan biarkanlah aku menatap langit...
Untuk aku selalu belajar kepada apa yang mempengaruhiku..
Hanya dengan kehendak KAU lah
aku dapat meraih impian...
aku dapat merasa nikmat ...
aku ketemukan tentang Indahnya PenciptaanMU...
Sesungguhnya
KAU memberi tanpa sempat aku menadah… kerana KAU mengerti keperluan hamba-NYA…
KAU juga mengambil sebelum sempat aku bersedia… kerana KAU ingin menguji setiap hamba-NYA….
Maka ditangan KAU lah aku berserah........
Perkenankanlah
Tuhan,
Aku tidak ingat, bila pertama dulu aku belajar mencariMu…
Lembar demi lembar kitab kutatapi…Untai demi untai kata para ustaz kurenungi…
kutanam didalam jiwa dan kutumbuhkan dalam mimpi
Hasrat mencari MU
Tapi Ya Rabbi,
Semakin ku cari, semakin gelisah ku membadai…
kakiku tiada menjejak bumi…
Hingga aku terhempas dalam jurang dan kegelapan...…
Kemudian
Aku merangkak dan menegakkan jiwaku
Menatap, memohon dan menghibaMU...
Allahu Rahiim Allahu Rahman
Benarkanlah
dengan segala kelemahanku,
dalam satu dua rakaat solatku,
dalam satu dua sunnah Nabi MU,
dalam desah nafas pasrah tidurku,
aku tertatih menggapai cintaMU
Allahu Kariim,Allahu Rahmaan Allahu Rahiim, Ilaahi Rabbii
Izinkan aku mencintaiMU semampuku
Agar cinta itu mengalun dalam jiwa dan mengalir sepanjang nadiku
Detik Hati Ku
Ku renung dada langit,
Bintang melauti kegelapan awan,
Ku dengar suara unggas malam,
Mengalun lembut bicara tersirat,
Berzikir memuji KebesaranMU Tuhan.
Ku terpaku dan berbicara sendirian,
Bermukhalafah dengan MU
Kerdilnya aku di sisi MU
Melihat kerajaan ciptaanMU
ALLAH Ya Rabbi,
Ku hayati ciptaanMu,
Pasrah dengan apa yang berlaku,
Setiap ciptaanMu,
Terkandung seribu pengertian...
Yang tak terjangkau oleh pemikiranku…
Ya MUHAIMIN,
Ku berdiri di sini,
Di hadapan kerajaanMU,
Menadah tangan memohon keampunan,
Semoga aku Engkau ampuni kelalaianku,
Terimalah aku sebagai pengabdi setiaMU
Ku renung dada langit,
Bintang melauti kegelapan awan,
Ku dengar suara unggas malam,
Mengalun lembut bicara tersirat,
Berzikir memuji KebesaranMU Tuhan.
Ku terpaku dan berbicara sendirian,
Bermukhalafah dengan MU
Kerdilnya aku di sisi MU
Melihat kerajaan ciptaanMU
ALLAH Ya Rabbi,
Ku hayati ciptaanMu,
Pasrah dengan apa yang berlaku,
Setiap ciptaanMu,
Terkandung seribu pengertian...
Yang tak terjangkau oleh pemikiranku…
Ya MUHAIMIN,
Ku berdiri di sini,
Di hadapan kerajaanMU,
Menadah tangan memohon keampunan,
Semoga aku Engkau ampuni kelalaianku,
Terimalah aku sebagai pengabdi setiaMU
KAU perkenankanlah
No comments:
Post a Comment
Respon di sini